Google

Rabu, 21 November 2007

Sisi gelap bulan


Laporan terakhir menunjukkan bahwa sampai pertengahan pertama tahun 2007 spam telah mencapai 59% dari semua lalu lintas email yang diawasi, suatu peningkatan yang spesifik dibandingkan dengan 54% pada kuarter 4 tahun 2006 kemarin.

0,68% dari email spam ini berpotensi mengandung ancaman payload, dalam wujud malicious attachment, yang mewakili sebuah serangan berbasis malware pada tiap 140 email spam yang terkirim.

Sejak beberapa tahun, cracker dan organisasi kriminal yang beroperasi pada ruang digital tengah menggunakan perpaduan antara social engineering dan teknik eksploitasi software.

Perpaduan ini menjadi semakin efektif, agresif dan semakin berbahaya dari waktu ke waktu, juga sangat menguntungkan, sehingga kita sekarang menyaksikan sebuah pasar global malware pesanan dan perangkat untuk kriminalitas, berkembang semakin pesat tiap hari.

Mengirimkan malicious attachment dengan email adalah sebagian besar bentuk penginfeksian yang paling umum, karena sangat mudah mengeksploitasi kelemahan email klien, dan juga karena end-user tidak bisa bekerja sama, terlihat ketidakmampuan untuk pencegahan dan memanage serangan semacam ini.

Bulan lalu, statistik menunjukkan pertumbuhan penggunaan attachemnt PDF yang dimodifikasi sebagai salah satu cara untuk menyebarkan trojan horse: serangan ini pernah sukses, secara keseluruhan, dalam kaitan dengan overlap dan penguatan konsekwensi dari beberapa penyebab berbeda:

- acrobat reader biasanya dianggap sebuah aplikasi yang aman dan dibutuhkan, oleh karena itu diijinkan secara default bahkan di komputer perusahaan

- acrobat reader dieksploitasi dengan mengambil keuntungan dari kelemahan yang pada umumnya masih 0-day, belum diberitakan, atau belum diperbaiki oleh vendor

- pengguna "percaya" dengan file PDF, dan telah menjadi kebutuhan, berasal dari sumber terpercaya, yang dengan mudah terkesan "PDF = dokumen resmi"

- sebuah serangan berbasis PDF bisa juga mengeksploitasi pengguna pada level semantik, dan dapat menguatkan sebuah scam berbasis social engineering, oleh karena kepercayaan yang dimiliki pada mereka, terutama saat mereka terlihat resmi (ditulis dengan baik, dokumen kelihatan profesional, mendiskusikan topik menarik / serius)

Perlindungan terhadap serangan semacam ini dapat diperoleh hanya jika, atau lebih baik saat, pemakai akhir (end-user) menjadi bagian dari rantai keamanan, yang dengan aktif bekerjasama di semua tindakan pencegahan, dari pencegahan sampai reaksi balasan. Satu-Satunya cara untuk mencapai gol ini adalah dengan membuat mereka bertanggung jawab jika sesuatu yang buruk terjadi, atau bisa telah terjadi karena kesalahan perilaku mereka.

Jika kita ingin meningkatkan level keamanan tersebut, kita harus keluar dari gagasan usang bahwa end-user adalah kebanyakan tidak mengerti, tidak suka menolong, anggota tidak aktif dari organisasi mereka. Seperti tiap sopir kendaraan tahu, tidak butuh menjadi montir untuk mampu mengemudi dengan aman: dengan menghormati beberapa aturan dasar yang dapat menghemat uang, menyelamatkan hidup, dan masalah, setiap orang berperilaku dengan tertib, untuk minat mereka sendiri.

Diperlukan pemindahan ongkos dan tanggung jawab proses keamanan ke arah pemakai akhir, dengan memperkenalkan peraturan yang sesuai, sanksi, dan menguatkan minat pribadi mereka dalam jalur yang lebih aman, pada tiap levelnya. Keamanan ICT tidak akan pernah mencapai yang lebih baik, jika kita tidak dengan aktif melibatkan pemakai akhir di dalam lingkaran. Permasalahan muncul bukan karena kurangnya kesadaran dan pendidikan, tetapi karena kurangnya keterlibatan dan rasa tanggung jawab.

Ini merupakan suatu topik yang luas, menarik, dan panas yang akan menjadi perdebatan bertahun-tahun, sehingga kami hanya dapat membawanya ke hadapan anda untuk diskusi lebih lanjut: tetapi menyangkalnya akan seperti menyangkal adanya sisi gelap dari bulan.


sumber : http://id.zone-h.org

Selasa, 13 November 2007

post pertama

iseng-iseng aja buat blog untuk channel #anakdompu, biar semua orang tau, biar semua orang ingat, Bahwa #anakdompu juga punya blog di blogspot :D

yang jelas.. ntar isinya masalah-masalah yang udah ada di dunia, dan mungkin khayalan yang ada di dalam khayalan penulis blog ini :D

10 Tipe Cowok yang Dihindari Cewek

Jakarta, Tidak juga punya pacar atau selalu dijauhi wanita? Mungkin Anda mempunyai salah satu ciri-ciri pria yang dihindari wanita. Apa saja itu? Yuk kita simak satu per satu.

Apa rasanya berhasil mengajak kencan wanita impian, tapi setelah kencan pertama si idaman hati terkesan seperti menghindar. Di telepon susah, SMS tidak dibalas, diajak pergi lagi selalu menolak.. hmm ada apa ini? Jangan-jangan ada yang salah di kencan pertama, jangan-jangan Anda masuk dalam kategori pria yang dihindarinya.

1. Si Sombong
Pria semacam ini hobinya menyombongkan kelebihannya. Boleh sih promosi diri, tapi nggak perlu dong baru kencan pertama sudah menyombongkan soal deretan mobil di garasi, tempat-tempat yang pernah didatangi di luar negeri, atau berapa cewek yang sudah dikencani minggu ini. Apalagi kalau sambil membandingkan dengan orang lain, kemungkinan besar pasangan Anda sudah menguap sebelum kencan berakhir.

2. Si Jorok
Kencan pertama tak ada salahnya berusaha lebih keras untuk membuat kesan yang baik. Tampil lebih rapih, sisir rambut dulu, dan jangan lupa sikat gigi. Kencan pertama adalah saat yang menentukan, jika Anda sudah terlihat tidak peduli dengan tampil seadanya, baju lecek, rambut berantakan, bau matahari, ya jangan heran kalau di dia akan mengindar ketika diajak kencan lagi.

3. Si Kasar
Ketika makan di resto atau mengunjungi tempat umum, pastikan Anda bersikap ramah kepada petugas parkir atau pelayan di restoran. Jika Anda terlihat kasar bahkan emosional pada orang lain, si dia akan berpikir seribu kali pada Anda. Dia pasti berpikir, pada orang lain saja Anda bisa kasar, tak tertutup kemungkinan di masa depan Anda juga bisa berbuat yang sama kepadanya.

4. Si Pelit
Nggak ada salahnya mentraktir gebetan di kencan pertama. Wanita pun kadang tak keberatan membagi dua tagihan makan dengan Anda. Tapi kalau dari awal sudah terlihat perhitungan, poin Anda bisa jatuh di matanya. Wanita tidak bisa membayangkan menghabiskan hidupnya bersama pria yang menguntit tiap rupiah uangnya. Apalagi, kalau kencan pasti akan selalu diajak ke tempat-tempat yang ramah di kantong.

5. Si Agresif
Jangan buru-buru menggandeng tangannya kalau belum ada sinyal positif. Lihat dulu tanda-tanda positif darinya baru bertindak. Main gandeng sembarangan sebelum ada sinyal mengizinkan bisa bikin dia ill-feel karena merasa Anda pria yang agresif dan kurang menghormati wanita.

6. Si Penilai
Baru satu jam berkencan Anda lalu berkata, "oh aku tahu, kamu tipe wanita yang ....". Hmm, sebaiknya tunda dulu penilaian Anda setelah kencan kedua atau ketiga. Jika penilaian Anda salah, bisa jadi ia tersinggung lho!

7. Si Ribet
Kencan pertama adalah saatnya saling mengenal. Tapi apa jadinya kalau Anda sibuk menelepon dan SMS. Jika memang Anda tak bisa memusatkan perhatian Anda padanya, mungkin saja Anda sebenarnya tak tertarik padanya. Jika memang serius, tinggalkan telepon Anda untuk sebentar saja ketika sedang bersamanya.

8. Si Bussinesman
Baru kenal sudah ngomonginnya bisnis terus. Mulai dari MLM sampai bisnis pulsa elektrik motor semua dijajaki. Kencan yang romantis berubah menjadi ajang bisnis. Tak ada salahnya bersemangat dalam mengembangkan bisnis, tapi pilih waktu yang tepat untuk menceritakan semua itu. Yang jelas, waktunya bukan di kencan pertama. Kenali dia lebih dulu sebelum menawarkan bisnis apa yang cocok untuknya.

9. Si Gugup
Nggak mau menatap teman kencannya, kalau bicara terbata-bata, nggak fokus ketika diajak bicara, ini dia tanda-tanda si gugup. Wanita senang pada pria yang percaya diri. Yakinkan pada diri sendiri kalau semuanya akan baik-baik saja.

10. Si Tukang Keluh
Sedikit-sedikit mengeluh. Pusing lah, pilek, bos marah, semuanya serba susah. Lama-lama, pasangan Anda juga akan bosan jika obrolan selalu diisi dengan keluhan-keluhan melulu.

Benarkah Anda masuk dalam daftar tipe pria di atas? (fta/yla)


sumber : http://www.detikhot.com